Data Base System by Ika Nurmala Dewi TKJ-1A
1. Terangkan dengan singkat dan jelas tentang DBMS
dan program aplikasi untuk melakukan query!
Jawab :
DBMS (Database Management System) adalah perangkat lunak yang menangani semua pengaksesan database. Mempunyai fasilitas membaut, mengakses, memanipulasi dan memelihara basis data.
FUNGSI DBMS :
Stand-alone-user adalah
aplikasi yang hanya berjalan pada satu komputer dan hanya mampu diakses oleh
satu orang dalam satu waktu (tidak bisa bersamaan). Database beserta program
aplikasinya berada dalam satu komputer , dan pengguna mengaksesnya dalam waktu
dan tempat yang sama. Biasanya, aplikasi seperti ini, kita buat untuk menangani
pengolahan data atau sistem informasi yang llingkupnya kecil. Contoh database
yang sering digunakan adalah MS Access, Paradox, dBase, dan FoxPro. Sedangkan
program aplikasinya bebas menggunakan apa saja, misalnya Visual basic, Delphi,
atau CPP.
Teknik Pemulihan :
Jawab :
DBMS (Database Management System) adalah perangkat lunak yang menangani semua pengaksesan database. Mempunyai fasilitas membaut, mengakses, memanipulasi dan memelihara basis data.
FUNGSI DBMS :
- Data Definition, DBMS harus dapat mengolah pendefinisian data
- Data Manipulation, DBMS harus dapat menangani permintaan dari pemakai untuk mengakses data
- Data Security & Integrity, DBMS harus dapatmemeriksa security dan integrity data yang didefinisikan oleh DBA
- Data Recovery & Concurency, DBMS harus dapat menangani kegagalan–kegagalan pengaksesan database
- Data Dictionary, DBMS harus menyediakan data dictionary.
- Performance, DBMS harus menangani unjuk kerja dari semua fungsi seefisien mungkin.
KOMPONEN DBMS
Sebuah DBMS (Database Management System) umumnya memiliki sejumlah komponen fungsional (modul) seperti :
Sebuah DBMS (Database Management System) umumnya memiliki sejumlah komponen fungsional (modul) seperti :
- File Manager, yang mengelola ruang dalam disk dan struktur data yang dipakai untuk merepresentasikan informasi yang tersimpan dalam disk.
- Database Manager, yang menyediakan interfaceantara data low-level yang ada di basis data denganprogram aplikasi dan query yang diberikan ke sistem.
- Query Processor, yang menterjemahkan perintahperintah dalam query language ke perintah low-level yang dapat dimengerti oleh database manager.
- DML Precompiler, yang mengkonversi perintah DMLyang ditambahkan dalam sebuah program aplikasi kepemangin prosedur normal dalam bahasa induk.
- DDL Compiler, yang mengkonversi perintah-perintah DDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung metadata. Tabel-tabel ini kemudian disimpan dalam kamus data.
Program/aplikasi untuk melakukan query adalah Suatu
program aplikasi dimana program tersebut memiliki kemampuan untuk menampilkan,
memodifikasi, dan menganalisa data dari database. Contoh programnya adalah
sebagai berikut:
1. PHP My Admin
PhpMyAdmin adalah software yang dapat
Anda pergunakan untuk membantu diri Anda dalam memanage database MySQL Anda
melalui interface berbasis web (html). PhpMyAdmin merupakan sebuah tool yang
dikembangkan menggunakan bahasa PHP dan ditujukan untuk menangani administrasi
MySQL melalui world wide web. PhpMyAdmin mendukung berbagai operasi pada MySQL,
seperti membuat (create) dan menghapus (drop) database, membuat, menghapus,
atau mengubah (alter) tabel, menghapus, mengedit, atau menambahkan field,
mengeksekusi berbagai perintah SQL, atau mengelola key pada field. Untuk
kemudahan penggunaan pada berbagai pengguna, phpMyAdmin diterjemahkan pada
lebih dari 50 bahasa di seluruh dunia, dan mendukung LTR maupun RTL language.
2. Microsoft Access
Microsoft Access adalah aplikasi yang
dapat digunakan untuk membuat aplikasidatabase dalam waktu yang relatif
singkat. Umumnya Microsoft acces digunakandalam pembuatan aplikasi dalam skala
kecil, seperti program untuk kasir pada sebuahkoperasi, aplikasi penjualan
toko, membuat billing warnet dll
3. FlySpeed SQL
FlySpeed Query SQL adalah alat query
SQL sederhana dan cepat untuk sebagian besar tersedia dalam versi FlySpeed
berikut versi SQL Query StandardFree
2. Terangkan dengan singkat dan jelas yang dimaksud
dengan Data Base yang disimpan dan metadata!
Jawab :
Database yang disimpan adalah kumpulan informasi yang berupa teks,
gambar, atau file yang disimpan dalam sistem penyimpanan dengan bentuk data
yang terintegrasi tanpa adanya pengulangan data dan disimpan sebagai data
kedalam basis data.
Metadata
adalah informasi terstruktur yang mendeskripsikan, menjelaskan, menemukan, atau
setidaknya membuat menjadikan suatu informasi mudah untuk ditemukan kembali,
digunakan, atau dikelola. Metadata ini mengandung informasi mengenai isi
dari suatu data yang dipakai untuk keperluan manajemen file/data itu nantinya
dalam suatu basis data.
Misalnya, sebuah gambar memiliki metadata
yang menginformasikan seberapa besar ukuran file gambar, kedalaman warnanya,
resolusinya, kapan dibuat, dan sebagainya. Contoh lain, metadata sebuah dokumen
teks berisi informasi tentang seberapa panjang dokumen tersebut, siapa yang
membuat, kapan ditulis, dan ringkasan isinya. Adapun metadata pada halaman website
adalah bagian yang dituliskan pada tag meta di bagian header halaman web,
misalnya deskripsi singkat tentang website dan keywordnya.
Ada tiga tipe utama dalam Metadata :
- Metadata Deskriftif, yang menjelaskan sumber untuk tujuan pencarian dan pengidentifikasian. Biasanya berisi elemen judul, abstrak, pengarang atau sebuah kata kunci.
- Metadata Struktural, yang mengidentifikasikan bagaimana data terbentuk, misalnya penjelaskan bagaimana bentuk bab.
- Metadata Administratif, yang menyediakan informasi yang membantu proses manajemen data misalnya menjelaska kapan dan bagaimana data terbentuk, serta informasi teknis lainnya. Beberapa tipe metadata administratif yakni metadata pengelolaan hak cipta yang mengelola hak cipta, dan metadata preserve/penyimpanan yang menekankan pada sistem pengarsipan untuk memastikan data tersimpan dengan baik.
3. Apa yang dimaksud dengan general purpose pada
DBMS?
Jawab :
General-purpose pada DBMS adalah
software yang digunakan untuk membantu user memaintain database secara
keseluruhan yang tidak selalu dibutuhkan untuk mengimplementasikan database
yang terkomputerisasi.
4. Terangkan dan berikan contoh tentang OLTP ( On
Line Transaction Processing )
Jawab :
On-Line
Transaction Processing (OLTP) adalah sebuah istilah dalam data warehouse, OLTP
sendiri adalah suatu kegiatan atau sebuah proses database dalam menyimpan data
dalam hal kegiatan operasional transaksi yang dilakuan setiap hari.
Contoh penggunaan OLTP
salah satunya adalah Penggunaan Mesin ATM (Anjungan Tunai mandiri) dalam
transaksi perbankan.
5. Apa yang anda ketahui tentang GUI? Apa yang
dimaksud dengan Stand-alone User?
Jawab :
GUI ( Graphic User Interface ) adalah perangkat
pertama untuk mengendalikan fungsi-fungsi suatu software, dan membuat pengguna
mudah untuk memahami bagaimana menggunakan software tersebut.
Berikut
beberapa fungsi dari penggunaan GUI dalam dunia Iptek khususnya komputer :
- Pointing device dengan perangkat berupa mouse
- Memiliki fungsi sebagai plug and play, yang mana memudahkan user dalam menginstall dan uninstall hardware/sofware (sinkronisasi)
- Membuat software-software yang menuntut aplikasi dalam komputer user yang dapat digunakan untuk kegiatan user dalam proses seperti menulis text, spreadsheet. sound, graphic dan lain-lain
- Untuk digunakan dalam pembuatan System Operasi sebagai User friendly dan ergonomis
- Pembuatan website
- Opensource software/hardware atau pengembang aplikasi-aplikasi skala besar lainnya.
6. Jelaskan secara singkat tentang backup dan
recovery pada DBMS!
Jawab :
Backup : proses secara periodik untuk mebuat duplikat ari database
dan melakukan logging file (atau program) ke media penyimpanan eksternal.
Recovery : merupakan upaya uantuk mengembalikan basis data
ke keadaaan yang dianggap benar setelah terjadinya suatu kegagalan.
Fasilitas pemulihan pada DBMS :
- Mekanisme backup secara periodik
- Fasilitas logging dengan membuat track pada tempatnya saat transaksi berlangsung dan pada saat database berubah.
- Fasilitas checkpoint, melakukan update database yang terbaru.
- Manager pemulihan, memperbolehkan sistem untuk menyimpan ulang database menjadi lebih konsisten setelah terjadinya kesalahan.
- Defered upate / perubahan yang ditunda : perubahan pada DB tidak akan berlangsung sampai transaksi ada pada poin disetujui (COMMIT). Jika terjadi kegagalan maka tidak akan terjadi perubahan, tetapi diperlukan operasi redo untuk mencegah akibat dari kegagalan tersebut.
- Immediate Upadate / perubahan langsung : perubahan pada DB akan segera tanpa harus menunggu sebuah transaksi tersebut disetujui. Jika terjadi kegagalan diperlukan operasi UNDO untuk melihat apakah ada transaksi yang telah disetujui sebelum terjadi kegagalan.
- Shadow Paging : menggunakan page bayangan imana paa prosesnya terdiri dari 2 tabel yang sama, yang satu menjadi tabel transaksi dan yang lain digunakan sebagai cadangan. Ketika transaksi mulai berlangsung kedua tabel ini sama dan selama berlangsung tabel transaksi yang menyimpan semua perubahan ke database, tabel bayangan akan digunakan jika terjadi kesalahan. Keuntungannya adalah tidak membutuhkan REDO atau UNDO, kelemahannya membuat terjadinya fragmentasi.
Comments