Posts

Showing posts with the label Poem

Tentang yang Pahit : Pertemanan

Belakangan ini sering kembali kepada masa pahit masa lalu. Yang sudah dilewati kesekian kali. Bedanya, kali ini lebih kuat dan sudah tahu apa yang harus kupetik buahnya dan yang mana yang harus kubiarkan. Tentang orang-orang yang datang dan pergi. Walaupun untuk mengingatnya masih sering menteskan air mata. Orang-orang, datang dan pergi dalam hidup kita; tapi yang paling penting, adalah yang menetap bersama kita. Jangan terlalu memikirkan yang akan datang; pun apalagi, jangan habiskan waktu memikirkan yang telah pergi. - Tere Liye -

Malam dan Pantai

Malam dan Pantai. Sekedar membayangkan saja sudah membuat hati terkoyak terbawa angin imajinasi. Berjalan diantara kekayuan dan pasir disela jari jemari. Angin yang tak pernah ragu untuk menusuk kulit menambah dingin yang sadis. Berjalan menunduk untuk mengurangi terpaan angin dan menengadah ketika menghentikan langkah. Aku tak sendiri. Ombak, angin, bintang, rembulan dan semilir suara kapal yang terkadang terdengar cukup untuk menemani hati yang mengambang penuh kesakitan. Biarkan dahulu aku menetap di pantai sebelum kembali kelautan. Tolong gulung kembali ketika pagi memeluk bumi. “karena ombak tak pernah berencana untuk menetap di pantai, ia selalu kembali bergulung ke lautan”  ―  Jia Effendie ,  Perkara Mengirim Senja Aku hanya berjalan sebentar, karna malam dan pantai hal yang paling menyejukan ketika susana tenang terasa hilang. Berjalan disela pasir halus yang memeluk jemari kaki, angin yang kuhirup lekat hingga kuhembuskan perlahan, mata yang berb...

I'm Lost

Image
http://i4kr.dromieh.top/c/goodbye-life-quotes-tumblr/ Malam lebih terlihat Kemana siang hari? Ntahlah Mungkin matahari sedang tak berpihak Atau mungkin tak memihak? Hingga terjebak dalam gulita

Segores Tinta Transparan

Aku tau tinta itu selalu hitam Apabila kugores, tinta itu terlihat Namun, Kali ini Tinta yang kumiliki selalu tak terlihat Goresannya bak air murni Tenang, Suci, transparant Cobalah membacanya sesekali Apa yang kau lihat? Aku rasa kau hanya melihat bayangmu Kemana tinta itu? Kemana goresan suci itu? Ah kau tak akan melihatnya Terkadang, Tinta itu kugores bak hembusan angin Tenang.. Indah.. Tetap Indah.. Terkadang, Kugores dengan senyum Dengan rasa khawatir Atau air mata bergandengan dengan senyum Dan ternyata, Tinta itu hanya Allah yang tahu Tahu isi dan getarannya Dalam sujud, aku menumpahkan tinta itu Di hadapanNya, aku gores perlahan tinta itu

Aku tulis dalam diam

Image
HARAPAN Harapan selembut angin Harapan serapuh dandelion Namun, harapan seteguh batu karang Itulah harapan Ketika yang diharapkan sirna Bagimana? Yang tahu Hanya kalbu mata dan langkah Dan TUHAN yang tak pernah berkedip Hampir saja harapan itu sirna Hampir terkubur air mata Namun, pelangi menggantinya Hingga harapan itu tetap teguh berwarna Hampir saja harapan itu mati Beku ditengah gapainya Namun, mentari memberikan hangatnya Hingga harapan itu berdiri kembali Itulah hidup Itulah harapan Kita terjatuh dan bangun kembali Hanya hati yang kuat yang bisa Hingga harapan itu bertahan dalam penantian :)

Hujan bungkam. Hanya hati yang merasa hadirnya hujan

Image
Aku mendengar desiran hujan Airnya terjatuh, dingin menusuk Gemuruhnya berbisik kepada hati Petirnya menusuk hingga ke pelosok hati kecil Aku melihat mendengar dan merasa semuanya Namun, apakah hujan melihatku? Apakah hujan ikut merajut rasa? Hujan tak melihatku bahkan tak mendengarku Peluh hati yang berkepanjangan Aku lelah merajut kata Hatikupun menjerit tak berhujung Bernyanyi dalam alunan gemercik kata Ini tidak indah Ini tidak menyenangkan Ini tidak seperti pelangi Aku hanya mencari bagimana hujan itu.. Setidaknya mendengarku

Saat Senja Tiba

Image
Kuhirup senja dalam dalam Kupejamkan mata seraya angin berhembus Aku disini dalam ketegaran Berusaha melawan ombak biru yang menerpa Kususuri jejak cakrawala Ku coba gapai langit yang biru Terbang bersama burung-burung camar Kususuri, dan.. Kumenemukan suatu yang kurasakan Kuambil dan kugenggam Kujaga dan kurawat Kusayangi dan kucintai Namun... Perlahan ia menghilang Kumencari Kutunggu Kuharap-harap Namun, tak kunjung tiba Hanya doa yang bisa kukirim

Aku kunang kunang

Aku adalah kunang-kunang Dalam gelap aku terbng Dalam gelap aku terang Dan jadikanlah kau senja Karna gelap kau ada Karna gelap kau indah Aku hnyalah kunang-kunang Dan kau adalah senja Dalam gelap kita berbagi Dalam gelap kita abadi