Aku BENCI Kebohongan



Persahabatan tidak akan ada kata 'melukai hingga berdarah darah'. Segores namun tak dalam itu wajar, karena pada dasarnya manusia tak pernah luput dari kesalahan. Luka goresan akan kering dan hilang begitu saja. Kesalahan, kebohongan, dan membuat pedang diam diam lambat laun akan termaafkan dan bahkan masa bodoh. Namun, ibarat luka yang dalam pasti akan sembuh dan kering. Tapi ingat, bekas luka akan sangat sulit hilang yang diibaratkan dengan kenyataan seperti rasa 'kecewa'. Lambat laun, daun persahabatan kering hingga pohonpun tahu ada yang pantas untuk digugurkan agar tidak menyakitinya. Namun tetap, batang memegang erat daun tersebut agar tid.ak jatuh. Itulah ada hal yang patut untuk di pegang 'tali silaturahmi'.
Aku tak pernah bilang bahwa aku 'sempurna', aku masih jauh dari kata itu. Namun, aku sangat benci dengan kebohongan apalagi membuat drama sinetron yang tak kunjung usai episodenya. Maaf, mungkin banyak kata ataupun perilaku tak berkenan di hati. Sehingga perjalanan hidup terus berpaling.
Air mata...
Warna beningnya tak pernah berkhianat bahwa kita saudara semuslim. Maka dari itu kata 'silaturahmi' adalah hal yang wajib di tuturkan dan di LAKUKAN. Walaupun mata itu miliknya tak hanya SEKALI berpaling dan terlihat berpura-pura buta. Namun, aku tetap berpegang teguh dengan kewajiban seorang muslim. Berapa kalipun hembusan kata 'SOK SUCI' itu berhembus, aku tak peduli. Akan kutiup agar berbalik kepadamu. Semoga kau sadar, bahwa pedangmu telah banyak melukai banyak insan yang PERNAH tulus menemanimu :)




Tertanda,

Seseorang yang DULU pernah sangat peduli padamu. DULU.. :)

Comments

Popular posts from this blog

Fungsi Agama dalam Kehidupan Modern

It's my 18'th Birthday

Kekangan Basisdata