Bunga Cinta

Ketika angin menyentuh dengan lembutnya
Saat itu juga bunga cinta berguguran
Dan kupetik dengan ramah
Dengan senyum merekah merah delima

Tapi aku tau
Setiap kuambil 1 kelopak
Aku akan terus mengambilnya
Dan ketika itu habis?
Aku hanyalah mengambil durinya

Namun, entah mengapa
Aku hanya mengambil lalu,
Kujatuhkan kemudian
Hanya beberapa kuambil

Entah ini tidak nyeri
Indah. Selalu indah
Aku tidak teracuni sama sekali
Sesekali aku terus mengambil namun...
Allah mengingatkanku

Mungkin ini namanya jatuh cinta
Jatuh cinta tak hanya segumpal nafsu
Aku mencintainya karna Allah
Entah iya atau tidak, aku selalu merasa aman

Namun, terkadang aku takut
Terkadang aku gemetar
Terkadang aku bersenda gurau dengan bingung
Apabila nanti aku hingga mengambil durinya
Bahkan hingga duri itupun habis
Diterpa waktu dan harapan

Comments

Popular posts from this blog

Fungsi Agama dalam Kehidupan Modern

It's my 18'th Birthday

Kekangan Basisdata