1




Kata terdengar lirih ketika bersujud. Sekitar pun menjadi pilu mendengar lirihnya. Sekedar menorehkan kata dengan Tuhan, aku rasa ini lebih baik. Kalo kata orang, apabila sedih lebih baik mengadu kepadaNya. Memang betul sih, hati menjadi tentram dan lirih seketika terbawa angin.
Mengapa aku menjadi lebih setia dengan Allah sekarang ini? Mungkin karna hal ini



Beberapa mingu / sekitar 1 bulan yang lalu :

“Aku sakit hati dengan kata-katamu tadi!” kata seseorang yang sekian lama aku simpan rapi di hidupku ini. Entahlah..
“Kata-kata yang mana?” Jawabku bingung
“Pikir aja sendiri!” Dan aku mulai muak ketika ditanya namun di jawab dengan kata-kata ini. Mungkin menurutku jawaban ini kurang gentle untuk seorang cowok. Entahlah..
Entahlah, percakapan tadi membuatnya menjadi semakin jutek, menyebalkan, mendiamkan aku sampaiii... tak tau kapan dan aku “muak”. Tidak diberi kepastian untuk menyelesaikan permasalahan, itu adalah hal yang setiap orang pun tidak mau berurusan dengan itu. Sudahlah..
“Yasudah kita udahin aja semuanya, aku capek udah terlalu capek. Karna gak tau permasalahannya apa” Akhirnya aku mengeluarkan hal ini. Dengan mudah aku keluarkan. Biarkan saja, aku melakukan itu agar dia sadar. Namun, hal itu malah jadi tameng dia untuk selalu menyalahkanku. Sudahlah.. I don’t care anymore. Biarkan saja dia berbicara pada tembok hahahaa.

Kata terdengar lirih ketika bersujud. Sekitar pun menjadi pilu mendengar lirihnya. Sekedar menorehkan kata dengan Tuhan, aku rasa ini lebih baik. Kalo kata orang, apabila sedih lebih baik mengadu kepadaNya. Memang betul sih, hati menjadi tentram dan lirih seketika terbawa angin.
Mengapa aku menjadi lebih setia dengan Allah sekarang ini? Mungkin karna hal ini

Beberapa minggu / sekitar bulan yang lalu :


Apasih fungsi sosial media? Oiya, bisa untuk stalking :D
Oke dimulai dari sini. Saat keyakinanku mulai kuat, aku coba stalking twitternya. Dan ternyata, ada fotonya dengan cewek lain. Hahhaaha mungkin dipikiranku saat itu mulai banyak pertanyaan
“ini siapa?”, “bentar, namanya kayak ade kelas gue?”,”demi, ini beneran ade kelas gue”,”kobisa? Gila ini orang kasian cewenya”,”gangerti lagi itu cowo ko bisa bisanya kirain bakalan sadar atau memperbaiki diri tapi ternyata malah jadi makin jelek karakternya”
Daaan actually, dia memang jadian dengan cewe itu. Sudahlah, memang sangat sangat bukan yang terbaik. Allah telah menunjukan bagaimana cinta itu sangat murah untuknya. Tapi, bukan untukku.

Beberapa hari yang lalu :
Sudahlah aku tak perlu menjelaskannya untuk ini. Memblock twitternya merupakan proses melupakan menurutku. Apa itu salah? Ah mungkin tidak. Proses untuk melupakan setiap orang berbeda beda kan?
Anginpun tak menerima semua tentangnya lagi. Anginpun sudah muak dengan desiran desiran menyakitkan. Biarkanlah angin mengalir menuju tujuannya. Dan biarkan semua tentangnya mengalir dan hilang terbawa arus angin.

Setelah ketika “Beberapa hari yang lalu” aku semakin yakin akan hati yang akan mengalir kemana. Alla sudah menonjolkan banyak bukti yang harus diterima pada kenyataan. Yang setia? Yang maha penyayang? Yang maha pengasih? Yang tak pernah meninggalkan? Yang menciptakan perasaan? Hanya Allah 1. Dan tak ada yang lain yang sesetia itu.

Allah telah menyediakan seorang Adam yang lebih baik untukku. Dan hal itu aku juga berusaha setia dengan Allah. Karna Ia sangat setia denganku.

0 komentar:


up