:')

Pabila hujan memandang tulisan ini
mungkin ia dapat sedih juga
terendahkan hal yang sangat
konyol - seseorang

This!

Hidupmu dipenuhi cambukan
Jika kau sadar
Hidupmu dipenuhi racun
Jika kau sadar

Hey 28. This words from shine for you

Whatever about my past
Whatever about your past
The important thing that
You and Me Together again
With different time
With different age
With different planning
But Same Feeling
LOVE

REMEMBER THIS? :'D

JUST REMEMBER!  

Hujan bungkam. Hanya hati yang merasa hadirnya hujan






Aku mendengar desiran hujan
Airnya terjatuh, dingin menusuk
Gemuruhnya berbisik kepada hati
Petirnya menusuk hingga ke pelosok hati kecil

Aku melihat mendengar dan merasa semuanya
Namun, apakah hujan melihatku?
Apakah hujan ikut merajut rasa?
Hujan tak melihatku bahkan tak mendengarku

Peluh hati yang berkepanjangan
Aku lelah merajut kata
Hatikupun menjerit tak berhujung
Bernyanyi dalam alunan gemercik kata

Ini tidak indah
Ini tidak menyenangkan
Ini tidak seperti pelangi
Aku hanya mencari bagimana hujan itu..
Setidaknya mendengarku

Mungkin Ini Seperti Cerita. Cerita Hati yang Sekelibat Datang

    Hal yang tak biasa akan menjadi biasa apabila hal yang tak biasa tersebut dilakukan terlalu sering. Terkadang aku iri dengan orang lain yang diberi bunga ataupun coklat ketika air matanya jatuh. Akupun iri dengan kebaikan laki-laki yang dimilikinya. Dijemput atau diantar ke tempat yang ia inginkan. Mungkin mereka seperti semut yang selalu bergandengan dengan kelompoknya yang tak terpisahkan.

How i can do this


Angin semakin lelah untuk berhembus
Hujan pun semakin bosan kutatap
Ah jalan itu
Jalan masa depan itu

Terpikir sekelibat rasa
Rasa khawatir yang tak berhujung
Bukan soal dia dan aku
Tapi masa depan aku dan dia

Aku lebih suka dijatuhi hujan
Daripada aku menatap hujan
Tetesannya membuat tubuhku bangun
Namun menatapnya membuatku terpaku
Terpaku pada ketidakpastian kata

Omong Kosong

Omong kosong
Hanya omong kosong
Kertas kosong itu
Kau isi dengan omongan kosong
Omong kosong tak berguna
Aku tak peduli lagi
Sekeras apapun kau berkata
Semuanya omong kosong
Percuma dengan segala keringat
Segalanya omong kosong
Omong kosong
Hanya omong kosong
Tak peduli kesekian kalinya
Aku hanya tak peduli
Omonganmu hanya OMONG KOSONG

Baiknya Seperti Ini





Kata terlalu terbata
Ucapan terlalu sulit dipercaya
Senyum pun tak menyejukan hati
Kupikir, hati sajalah yang berbicara

Diam lebih baik
Air mata yang berbicara
Biarkan menggejolak bak api di perapian
Teriakan yang menyelimuti malam ini

Yang kumaksud teriakan hati
Sekedar menggores dalam kertas putih
Apa salahnya?
Apa salahku?
Terlalu muak untuk disalahkan
Inilah goresanku

Tonight








Terhembus senyuman rindu
Dalam angan kumemelukmu
Hangatnya udara makin menyejukan hati
Hingga bunga hati pun terlalu mekar

Disini
Dalam gulitanya malam
Mataharipun meninggalkan langit
Bulan penggantinya

Hujanpun meninggalkan segala kenangan
Namun terhapus dan sirna seketika
Hanya kawanan bintang
Yang bergandengan dengan malam

Aku disini bergelayut rindu
Hembusan cinta tak bisa kuhempaskan
Kuraih tangan itu
Kugenggam hingga Tuhan melepaskannya

Tak mengerti dengan tatapannya
Tak mengerti dengan senyumannya
Yang ku mengerti ialah..
Dia mencintaiku

Go To Shine











Ketika mata tak bisa melihat
Ketika mulut tak bisa mengucapkan katanya
Dan telinga mati seketika
Saat itupun hati bergerak lebih peka

Saat pelangi mendadak berwarna hitam
Matahari pun redup seketika
Bunga pun menjadi kering kerontang
Saat itulah cahaya hati menolong dan paling terang

Reality

Ternyata matahari terbenam dengan terbit itu dekat
Jika engkau percaya
Dan engkau yakin pada hatimu
Maka akan terwujud keyakinan itu

Apabila kau yakin akan suatu hal
Seperti air mata yang akan berganti dengan cahaya
Maka akan terjadilah keajaiban
Itulah bukti adanya Sang Maha Kuasa
Allah ta'ala







Disaat keyakinan makin dekat maka disitulah tingkat kebahagiaan dan senyum terlukis. Dan ternyata keyakinan itu benar terwujud! He's come back.
Yang sebelumnya dibatasi oleh ruang, waktu, dan perasaan kini menyatu dalam indahnya cahaya. Lebay ya? :D Itulah kenyataannya.
Biarkan orang lain berkata ini dan itu. Apa mereka tahu cerita sebenarnya? Perasaan bukannya tidak bisa dibohongi ya?
Dulu, aku ikhlas dengan segala tingkah lakunya. Jujur, ada rasa iri dengan mantannya itu. Namun, perasaan ikhlas ini yang mendominasi. Aku tahu apa arti kata 'ikhlas' itu! Ikut bahagia walaupun dia dengan yang lain. Menangis ketika aku tidak ada disamping kebahagiaan keluarganya. Hanya itu. Apa aku pernah mengusik mantannya itu? TIDAK!
Biarkan waktu yang menjawab semuanya. Perkataan orang lain hanya membuat mereka dosa dengan sendirinya. Bismillahirrahmanirrahim~

up