Itulah Dirimu








Mentari terbit
Itulah dirimu
Mentari terbenam
Itulah dirimu

Embun pagi
Itulah dirimu
Hujan deras
Itulah dirimu

Semakin indah, semakin kutertiup angin
Semakin tertusuk, semakin kuterjatuh
Dan tak kumengerti
Duri itu terus menusuk namun keindahan itu..
Terus mengalir deras
Tanpa ada batu penghalang

Kuterus mengalir
Layaknya perahu di air yang tak berujung
Kuhembus angin itu
Kuhirup dalam dan semakin dalam
Dan duri itu terabaikan

0 komentar:


up