My Diary

Rangkaian kata
Rangkaian gumaman
Rangkaian kerinduan
Rangkaian rasa tak terucap

Menghapus, melupakan.
Secepat itu?
TIDAK!
Masa bodoh dengan konsisten
Aku tak peduli
Aku masih menyimpan ini
Dalam diam.


Mungkin terlalu berlebihan, aku mengingatmu hampir setiap malam. Namun, hati ini selalu dan semakin sakit. Apa aku bodoh? YA! masih mengingatmu dalam perih. Bodohnya aku.
Sudah sekian kali aku coba untuk melupakan, berpindah tempat. Namun mengapa kamu selalu hadir kembali? Aku benci! Aku benci karna kamu sama sekali tak pedulu. Sikapmu yang selalu dingin setiap kali aku menegurmu. Sebesar itukah kesalahanku?, sejujurnya kesalahan tak hanya ada padaku saja. Tapi dirimu juga! tapi aku bisa melupakannya perlahan jika kamu memaafkanku dan tidak mengungkitnya.
Apa aku masih berharap? Mungkin sedikit. Tapi yang ku inginkan hanya senyumu, senyum hasil rajutanku. Dan kita berteman baik. Apa itu sulit?
Hey ganteng! aku merindukanmu :'(

Lonely






Seuntai langkah terbata

Senyum perih tak terdefinisi
Hanya hati yang menerjemahkan
Kata... tak cukup kuat walau hanya begumam
Semilir angin berhembus
Membawa perasaan menusuk dan menggores
Senyum, senyum dan tawa
Hanya kata itu yang menguatkanku
Gapai kebahagiaan


Feel lonely, feel hurts, feel sick is not GREAT! Hey dude, have you feel this? Feel hurts if i remember about we memories, about you, about... you you and you.


Kumelangkah, kugapai hari ini dengan berbagai senyum dan tawa. Dan malam kembali mengingatkanku tentang dirinya. Hampir setiap hari dan jarang sekali alfa. Seperti sekolah saja -_-


Kuingat kata 'setia' yang dia lontarkan sewaktu itu. Saat masih bersamaku. Rasanya seperti... dibohongi!. Apa arti setia itu? Meninggalkanku dan menyuekiku begitu saja? Keterlaluan!


Menjadi stalker hampir setiap hari sudah seperti hobbyku, kebiasaan lebih tepatnya. Dan menjadi stalker hanya membuahkan rasa sakit yang semakin sakit dan cemburu. Hah! Aku benci cinta yang seperti ini. Dan siapapun pasti benci. Bagaimana dengan melupakan? Haaah tidak semudah yang ku bayangkan. Sangat sulit! Membangun rasa sayang tidak hanya 2 minggu atau 2 bulan, tapi butuh berbulan-bulan. Tapi, terkadang berakhir menyakitkan seperti ini. Aku percaya mungkin dia bukan yang terbaik. Aku hanya ingin berteman baik dengannya, bukan ingin memilikinya seperti dulu. Karna silaturahmi segalanya untukku.







Kusesali dirimu

Mengapa tak disisiku

Saat ini aku rindu

Kusesali mengapa dia

Yang berhak atas kucinta

Sesungguhnya ku tak rela



 andai engkau ada disini

Kukan selalu menjaga dan mencintamu

Andai kau tercipta untukku

Kan kurangkai kisah terindah hanya untukmu


~ Warna - Kisah Terindah ~

My Sadness :')


Ku berjalan dengan pengharapan
Dengan senyum terluka
Dengan kesedihan yang tak terdefinisi
Dengan tawa tangisan
Andai kamu itu peramal
Andai kamu seorang psikolog hebat
Mungkin kau sudah membaca goresanku



Haaah... Itu hanya mimpiku saja. Impossible!
Kenyataannya, kau tak pernah menjadi peramal itu. Kau tak pernah menjadi psikolog hebat yang bisa membaca wajah penuh senyum ini. Senyum... senyum untuk menyemangatiku saja.
Seberlebihan itukah kehidupanku?
'Love Is Blind' quote itu memang kurang masuk akal. Tapi percayalah, kau akan mengalaminya. Cinta itu bisa membuat hal yang tak mungkin kita kerjakan, bisa jadi 'mungkin'. Cinta itu gila sebenarnya.

Aku lupa sudah berapa lama menunggu disini. Menunggu? Ya! Menunggu untuk sebuah pelukan kasih sayang dari 'dia'. Kasih sayang tanpa 'tapi' dan 'terkecuali'. Kasih sayang 'tulus'. Mungkin dia tak pernah mempercayaiku lagi setelah kejadian bulan Desember lalu. Aku melakukan kebodohan yang benar-benar fatal. Sesalahlah itu aku?
Sejujurnya dia yang terlalu cuek terhadapku. Satu berbanding seribu dari wanita yang ikhlas dibiarkan begitu saja dengan orang yang disayanginya. Mungkin NOL banding seribu. Bukan berarti mantanku yang berinisial 'I' itu pelampiasanku.  Dia terlalu baik untuk aku bohongi, bahwa aku mengagumi kebaikan dan ketulusannya bukan menyayanginya. Hatiku lebih memilih dia untuk menyayanginya, tulus.

Dan sekarang, setelah pena itu berhenti menggoreskan tintanya di dalam kertas perjalanan kita. Aku tersadar, mengapa dahulu saat kau memutuskan untuk menghentikan semuanya aku hanya bisa menyetujuinya? Mengapa aku tak mencobanya lagi? Aku menyesal. Sebenernya, saat itu aku sangat ingin memelukmu seerat-eratnya agar kau tak pergi. Tapi, itu semua sudah berlalu.

Dan sekarang, setelah pena itu terhenti. Hanya tersisa foto kenangan-kenangan indah dan pahit saat aku dan dia bersama, foto yang hanya terbayang dalam kalbu. Foto yang tak bisa dilihat orang lain. Namun, untukku itu semua nyata! Aku ingat hampir semuanya. Dari lagu kenangan kita, janji-janji palsumu, kata-kata setiamu, tempat canda tawa kita saat bersama, senyummu, tawamu, kesedihanmu, masalah-masalahmu yang hingga saat ini aku tak bisa lebih baik meembantu menyelesaikannya dibanding teman-temanmu, kebaikanmu, pasangan boneka tazmania kita berdua, guling happy cow pemberianmu yang hingga saat ini kupeluk erat dan kusayangi, aku ingat itu!
Dan..... setelah pena itu terhenti, aku harus membakar semua foto-foto kenangan itu dalam kalbuku. Apa aku sanggup membakar kenangan indah itu? Ya! Aku HARUS sanggup.









Playfull Kiss


Step by step, 1 day to hundred day, sad to smile, cry to happiness :')
A love just need a patient. For waiting, for understand.
































Oh Ha Ni with Baek Seung Jo


From episode 1 to 16
From own to couple
From lonely to happy
From patient to thank you
From just seeing him to kiss him
From a admire to hug
From hope to married
From cry to happiness

- LOVE -



My Diary

What do you feel if your parents no care with you?
Kutuliskan kata demi kata, Kuketik dengan luapan emosi dan hanya ini yang bisa ku keluarkan. Sungguh aku sangat kesal di rumah ini.
'Apa yang lo rasain saat temen-temen lo dateng sama orang tuanya di acara yang emang wajib dengan orang tua? Dan lo sendiri cuma sama temen, karena orang tua lo sibuk dengan urusannya' Itu yang sekarang mengiang-ngiang di hati gue. Gak ngerti kenapa gue selalu perlakukan seperti itu.
'Apa gue manja?'
Dan berulang dan berganti 2 pertanyaan itu dalam benak gue. Apa gue salah? gak ngerti. Mungkin orang tua gue ngajarin tentang kemandirian. Tapi, terkadang gue ngerasa sepi. Gue masih butuh mereka.



A Billboard Woman



Taylor Siwft 












She very beautiful right? Of course :D
She maked 5 albums : 
  1.  Taylor Swift Lyrics (2006)
  2. The Taylor Swift Holiday Collection Lyrics (2007)
  3. Fearless Lyrics (2008)
  4. Fearless (Platinum Edition) Lyrics (2009)
  5. Speak Now Lyrics (2010)
VERY LOVE HER, A BILLBOARD WOMAN <3

Life


Right? Yes!
Life as pedaling a bicycle. Sometimes happy and crying. Sometimes fighting and down. Sometimes colorfull and grey. But behind it, we must always fight and thanks to God for this life :)

up