Posts

Pada Dasarnya

Boleh jadi, kita itu harus belajar dari dibenci lebih dulu, untuk paham arti kasih sayang dan kepedulian. Belajar sendiri dan kesepian, untuk paham arti kebersamaan dan menghargai setiap detiknya. Belajar dari dikhianati dan disakiti, untuk mengerti arti kesetiaan dan komitmen. Boleh jadi demikian…. Tapi sungguh beruntung, yang bisa memahami tiga hal tersebut, tanpa harus melewati rasa sakit sebelumnya. – Tere Liye –

Karna pada dasarnya, setiap laki-laki mempunyai wanita yang terkenang. Ntah dari masa lalunya ataupun yang dia miliki. Sekuat apapun hatinya, ada satu wanita yang pasti berhasil menerobos hatinya. Aku selalu terharu setiap mengetahui takdir yang telah Allah buat.

Terimakasih untuk segala wewangian yang membuat flashback kepada aliran masa lalu. Aku merasa lega. Masih ada keindahan yang teingat. Rasa sakit yang diikhlaskan, biar karma yang menemukan jalan. Aku sudah cukup membenci. Yang pasti, setidaknya aku bisa menjadi seseorang yang selalu terkenang dari waktu yang indah.


Tentang yang Pahit : Pertemanan

Belakangan ini sering kembali kepada masa pahit masa lalu. Yang sudah dilewati kesekian kali. Bedanya, kali ini lebih kuat dan sudah tahu apa yang harus kupetik buahnya dan yang mana yang harus kubiarkan. Tentang orang-orang yang datang dan pergi. Walaupun untuk mengingatnya masih sering menteskan air mata.
Orang-orang, datang dan pergi dalam hidup kita; tapi yang paling penting, adalah yang menetap bersama kita. Jangan terlalu memikirkan yang akan datang; pun apalagi, jangan habiskan waktu memikirkan yang telah pergi. - Tere Liye -

Karna Kau

"Aku kira, setiap penulis yang jujur, akhir-kelaknya akan kecewa dan dikecewakan." 
— Pramoedya Ananta Toer (Child of All Nations)

Langkah ini pernah kecewa. Beberapa kali. Kau tahu langkah mana yang paling menyakitkan? Tertusuk prinsip dan tertusuk sesuatu yang paling kubenci. Lebih baik menunggu sekian tahun dibanding langkah penuh kebencian. Ditambah kau tak menoleh salah sedikitpun. Kemungkinan terlalu banyak tertawa hingga hati mati atau hal itu yang membuat keras hati. Yang mana? Cukup.

Malam dan Pantai

Malam dan Pantai. Sekedar membayangkan saja sudah membuat hati terkoyak terbawa angin imajinasi. Berjalan diantara kekayuan dan pasir disela jari jemari. Angin yang tak pernah ragu untuk menusuk kulit menambah dingin yang sadis. Berjalan menunduk untuk mengurangi terpaan angin dan menengadah ketika menghentikan langkah. Aku tak sendiri. Ombak, angin, bintang, rembulan dan semilir suara kapal yang terkadang terdengar cukup untuk menemani hati yang mengambang penuh kesakitan. Biarkan dahulu aku menetap di pantai sebelum kembali kelautan. Tolong gulung kembali ketika pagi memeluk bumi.
“karena ombak tak pernah berencana untuk menetap di pantai, ia selalu kembali bergulung ke lautan” 
― Jia EffendiePerkara Mengirim Senja

Aku hanya berjalan sebentar, karna malam dan pantai hal yang paling menyejukan ketika susana tenang terasa hilang. Berjalan disela pasir halus yang memeluk jemari kaki, angin yang kuhirup lekat hingga kuhembuskan perlahan, mata yang berbinar karna ketenangan ini Dia yang…
Banyak penulis bilang, menulis itu cara penyampaian perasaan melalui kata selain berbicara lantang. Karna kalbumu tak selalu dapat teriak melalui mulut. Ketika mulut tak bisa bicara, biarlah uraian kata yang bicara.
“Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.”  - Seno Gumira AjidarmaKetika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara



Keep Smiling :)

Image
Manusia tak pernah tahu dengan segala bebatuan yang ada di depan kehidupannya.
Namun, bebatuan tersebut bukan sengaja untuk melempar, tapi untuk belajar agar kita menyeimbangkan ketika ingin jatuh. Atau bangkit ketika memang  sudah terlanjur jatuh. Begitulah kehidupan yang misterius :)


I'm Lost

Image
http://i4kr.dromieh.top/c/goodbye-life-quotes-tumblr/
Malam lebih terlihat Kemana siang hari? Ntahlah Mungkin matahari sedang tak berpihak Atau mungkin tak memihak? Hingga terjebak dalam gulita